Penurunan Harga Telur sampai Naiknya harga Cabe Rawit di Pasar Rancabentang.

Pagi hari tepatnya pada tanggal 2 Maret 2019 terjadi penaikan sekaligus penurunan harga pada beberapa bahan pokok di pasar yaitu pasar Rancabentang. Menurut beberapa warga yang berbelanja disana sekaligus pernyataan sebagian para penjual, harga bahan pokok yang mengalami kenalikan adalah. Harga cabai rawit dipasar mengalami kenaikan harga.
“Kalau yang paling naik paling cengek (cabe rawit). ” Penjual tersebut mengatakan kenaikan harga tersebut mungkin disebabkan oleh keadaan cuaca. Namun ia menambahkan tidak ada lagi kenaikan harga yang tinggi selain cabe rawit. ”Mungkin karena cuaca. Tidak tahu sih. Tapi sayur dan yang lain biasa-biasa saja.” Jelas salah satu pedagang di pasar Rancabentang itu setelah ditanya soal kenaikan harga cabe rawit tersebut.
Hal ini bertolak belakang dengan harga telur ayam yang mengalami penurunan harga. Seorang pedagang menjelaskan bahwa harga telur ayam telah turun sekitar 4000 rupiah dari harga asal 27.000 rupiah menjadi 23.000 rupiah per kilo. Penurunan ini sudah berlangsung sekitar seminggu. Pembeli tersebut menjelaskan bahwa hal ini menyebabkan pendapatan yang ia dapatkan lebih sedikit dari yang seharusnya. Untuk telur jenis lain seperti telur puyuh, bebek, dan telur asin, penjual tersebut tidak bisa berkomentar apapun. Namun untuk telur asin sendiri, beliau menerangkan bahwa harga yang dipatok adalah 10.000 per tiga biji. Lebih murah 500 dari harga yang sebelumnya. Sementara untuk telur bebek dihargai 3500 rupiah per satu telur.
Sementara untuk harga daging ayam, ikan dan sapi, tidak mengalami perubahan yang tinggi. Ayam broiler masih dengan harga yang sama yaitu sekitar 35000 sekilo sementara harga ikan dipatok sekitar 32000 sekilo.
Bahan-bahan pokok lain seperti minyak, bawang, gula, garam, dan beras tidak mengalami perubahan apapun dari segi harga.
Kenaikan harga cabe rawit dan penurunan harga telur ayam tidak bisa di prediksi oleh para penjual sampai kapan. Namun para penjual dan pembeli mengaku yakin penurunan harga ini akan berubah di waktu yang akan datang. Apalagi cabe rawit yang melihat perubahan iklim yang terjadi antara bulan februari dan Maret.
-Ghina